Ijin PKBM ‘Nakal” Akan Dicabut

SURABAYA – Kasus pungutan liar dalam ujian nasional pendidikan kesetaraan (UNPK) berbuntut panjang.Dinas Pendidikan Kota Surabaya bakal memeriksa 63 pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM).

Kepala Dindik Surabaya Sahudi menuturkan, pihaknya berharap masyarakat segera melaporkan kepada Dindik kalau ditarik biaya UNPK. Dindik selalu kesulitan mendeteksi satu per satu PKBM yang ada di Surabaya. Dalam waktu dekat Dindik akan mengumpulkan 63 PKBM untuk dimintai keterangan terkait pungli yang dilakukan PKBM ‘nakal’.“Kita pasti menuntaskan masalah ini.

Kalau ada yang terbukti melakukan pungli,kita tidak segan-segan mencabut izin PKBM-nya,”ujar Sahudi ketika ditemui di SMAN 5 Surabaya kemarin. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Jatim Rasiyo menjelaskan, PKBM tidak memiliki kewenangan untuk menarik biaya UNPK.

Sebab, semua pembiayaan UNPK sudah ditanggung pemerintah. Kalau hanya menarik biaya Rp10.000– 100.000 masih dapat ditoleransi. Alasannya, PKBM juga butuh biaya untuk keperluan administrasi dan bimbingan belajar mata pelajaran (mapel) ujian nasional (UN). “Tapi kalau Rp250.000– 300.000 itu tidak logis.Sebab, kebutuhan untuk bimbingan dan biaya administrasi pendaftaran tidak sampai sekian.

Makanya, perlu dicari tahu alasan yang dipakai PKBM melakukan tarikan dalam jumlah besar,” ujar Rasiyo ketika ditemui dalam inspeksi mendadak (sidak) di SMAN 2 Surabaya. Rasiyo menjelaskan, ketika PKBM melakukan tarikan dana bisa menimbulkan keresahan bagi peserta UNPK. Alasannya, peserta sedang konsentrasi menyelesaikan UNPK. Untungnya laporan penarikan biaya UNPK hanya terjadi di Surabaya.

Daerah lain belum ada laporan tentang penarikan PKBM. Di Jatim, kata Rasiyo, ada 34.364 peserta UNPK. Mereka terdiri atas 24.428 peserta jalur reguler dan 9.936 jalur formal yang gagal lulus UN (lihat tabel).“Ternyata masih ada siswa yang tidak hadir dalam UNPK kali ini. Mereka yang tidak hadir akan kami ikutkan dalam UNPK selanjutnya yang digelar pada November 2008,” ungkap mantan Kepala SMPN 1 Gresik.

Ketua Forum PKBM Surabaya Lukman Ermawan menuturkan, pihaknya belum mendapat laporan pungli yang diduga dilakukan PKBM di Surabaya.“Kami jelas memberikan tindakan tegas kalau ada temuan pungli,” tuturnya.Sekadar diketahui, pelaksanaan UNPK hari pertama, diwarnai keluhan pungli yang diduga dilakukan PKBM di Kec Karangpilang. (SINDO)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s